DPC PDIP Kabupaten Malang Ricuh, Ketua FPDIP Tergeletak di Rumah Sakit - Penjaringan bakal calon ketua DPP, DPD, dan DPC PDIP di Desa Tirtomarto, Kecamatan Ampelgading, pada Minggu (3/1) malam berakhir ricuh. Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Sugeng Pujianto dikeroyok segerombolan orang tak dikenal sekitar pukul 18.30.
Peristiwa penganiayaan berawal saat Sugeng bersama Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Bambang Hariyanto menghadiri rapat PAC (Pengurus Anak Cabang) PDIP Ampelgading. Rapat digelar di rumah Ketua PAC Ampelgading Maskud, 40, diagendakan untuk menjaring calon ketua.
Rapat dibuka pada pukul 15.00 tersebut dihadiri semua pengurus PAC yang terdiri dari 11 orang. Selain itu, rumah Maskud juga terdapat puluhan simpatisan PDIP Ampelgading.
Dalam rapat tertutup yang juga dihadiri anggota DPRD Kabupaten Malang Mulik Ariati itu awalnya berlangsung tenang. "Selama rapat berlangsung, semuanya terkendali. Saya kira tidak ada ketegangan saat pengusulan nama dilakukan," kata Sugeng saat ditemui di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, kemarin (4/1).
Hasil rapat sepakat mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum DPP PDIP. Sedangkan untuk DPD Jatim mengusung nama Sirmaji. Dan untuk ketua DPC harus dilakukan voting. Karena ada dua calon yang diajukan untuk ketua DPC. Yaitu Boimin Nur Suhandri dan Hari Sasongko.
Hasil voting dimenangkan Boimin. Dia meraih 6 suara, sedangkan Sasongko meraih 5 suara. "Yang terpilih Boimin. Setelah itu, rapat ditutup dan kami pulang," aku pria yang menjadi ketua Komisi D DPRD Kabupaten Malang itu.
Karena rapat sudah selesai, Sugeng, Bambang, dan Mulik pamit pulang. Saat akan menuju ke mobil, sekitar lima pria tidak dikenal datang ke tempat parkir mobil yang berada di depan rumah Maskud. Mereka menggedor bodi mobil dan mencari keberadaan Sugeng.
Tiga mobil yang berjajar diperiksa satu persatu. Sugeng ditemukan. Kaji Lutfi, sopir Sugeng terkena pukulan terlebih dahulu. Setelah itu, pelaku menyeret Sugeng yang duduk di jok tengah. "Tanpa sebab jelas mereka datang dan memukuli saya," urainya.
Pelaku terus memukul maupun menendangnya. Suami Ninik Sugeng Pujianto tersebut juga terkena lemparan pot kembang dari jarak dekat yang diarahkan ke bagian belakang kepalanya.
Sugeng melarikan diri ke tepi Jalan Raya Ampelgading. Sesampainya di tepi jalan, Sugeng meminta bantuan pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas untuk diantar ke Mapolsek Ampelgading. Sesampainya di polsek, Sugeng kemudian diantar ke Puskesmas. Setelah menjalani perawatan sementara, Sugeng dilarikan ke RSUD Kanjuruhan.
Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu DPC PDIP Kabupaten Malang Suaeb Hadi, mengutuk aksi premanisme terhadap Sugeng. Apalagi aksi dilakukan sesaat setelah penjaringan nama calon. Kalau penganiayaan tersebut rangkaian dari proses demokrasi yang baru saja berlangsung, Suaeb sangat menyayangkannya.
Menurutnya, DPC akan mengambil langkah hukum melaporkan kasus tersebut kepada polisi."Kami minta agar polisi menangkap para pelaku penganiayaan. Terutama membongkar motif premanisme tersebut," pinta Suaeb.
Sementara itu, ketua DPC PDIP Kabupaten Malang Boimin Nur Suhandri hingga kemarin masih enggan berkomentar terkait kasus tersebut. "Tanya yang lain saja," tandas Boimin.(bb) (jawapos.co.id 5/1/10)
DPC PDIP Kabupaten Ricuh, Ketua FPDIP Tergeletak di Rumah Sakit
Selasa, 05 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar